• Jl. Desa Sriombo RT 04 RW 02
  • 085271051575
  • desasriombo@gmail.com
INFO
  • Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

REVITALISASI KOTA PUSAKA LASEM MEMBUAT PEDAGANG MENGELUARKAN BIAYA SEWA TINGGI DI TEMPAT BARU

08 Juli 2021 Adi Setiawan Berita Lokal Dibaca 202 Kali

Revitalisasi Kota Pusaka Lasem yang dilakukan oleh Kementerian PUPR sudah mulai dikerjakan. Hal ini membuat para pedagang harus mengosongkan tempat lama yang telah lama ditempati itu. Alat berat sudah berada di lokasi alun-alun Kota Lasem. Para pedagang pun harus mencari lokasi baru untuk berjualan.

Memang tujuan dari Pemerintah atas penataan kawasan Lasem untuk menarik para wisatawan lokal dan asing untuk datang ke Lasem Kabupaten Rembang. Kota Lasem memang memiliki aneka ragam destinasi wisata yang bisa dibanggakan. Mulai dari pantai, gunung, batik, bangunan peninggalan, sejarah, dan kuliner. Dengan adanya revitalisasi tentu akan menjadi magnet kuat bagi turis asing, dan lokal untuk datang di Lasem.

Tetapi pasti ada dampak dari revitalisasi tersebut. Pada hari Kamis 08/07/2021 salah seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya menuturkan dengan adanya revitalisasi membuat para pedagang mencari tempat baru dan harus mengeluarkan biaya sewa yang cukup besar. Pedagang makanan itupun menuturkan dia harus menyewa tanah saja sekitar ukuran 3x5 meter dengan biaya 2,5 jt pertahun itupun masih harus membuat bangunan sendiri. "Saya pindah disini menyewa kepada perorangan 2,5 juta dan harus membuat tempat jualan sendiri. Banyak teman-teman yang menyewa mulai dari 5 juta bahkan ada yang sampai 22 juta rupiah per tahun. Itu harga yang mahal bagi para penjual, apalagi di masa PPKM Darurat penjualan hanya sampai pukul 20.00". Ungkap ibu penjual alun-alun Lasem 

Untuk kedepannya para pedagang juga masih belum tahu proses kedepan ketika revitalisasi sudah selesai dilakukan. "Saya juga belum tahu besok kedepan kita dipindahkan kemana, dan prosesnya bagaimana. Selama ini para pedagang menyewa dengan Pemda" tambah ibu pedagang makanan tersebut. Harapan dari para pedagang semoga revitalisasi segera selesai dan dapat berjualan normal kembali. (Adi Setiawan)

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar